DEWASA ITU BUKAN PILIHAN (KONTRA VERSION)

 

“Dewasa itu pilihan… sebuah pilihan”

coba cermati ini benar atau tidak yah?

Menurut saya kedewasaan itu adalah bukan pilihan melainkan kepastian dan tidak bisa menjadi pilihan…So, please just read and just give a comment and critize it..

Banyak orang mengeluarkan kata2 diatas tadi menurut saya lagi bahwa proses ledewasaan adalah bukan pilihan melainkan suatu proses dimana kita mau tidak mau harus menjalani proses tersebut, menjadi dewasa bukan hanya dari perilaku, tingkah laku dan cara berbahasa saja.  Tetapi menjadi dewasa itu merupakan hal dimana manusia mampu menyatakan memiliki courage (keberanian) dan consideration (pertimbangan).   Dan sebaliknya ketika seseorang hanya memiliki consideration (pertimbangan) saja, maka biasanya ia tidak melakukan apa-apa, karena ragu-ragu dan takut.

Pada tulisan ini, saya memberanikan diri untuk membuat pernyataan bahwa dewasa adalah BUKAN PILIHAN, ketika seseorang menyadari bahwa ia memiliki kebebasan yang seluas-luasnya untuk menentukan segala pemikiran, sikap dan tingkah lakunya, sekaligus ia memiliki pemahaman bahwa ia harus bertanggung jawab terhadap pemikiran, sikap dan seluruh tingkah lakunya tersebut. Artinya sederhana, yaitu jika ada orang yang masih merasa bahwa pemikiran, sikap dan tingkah lakunya ditentukan oleh pihak lain, lingkungan, orang tua, pacar, guru dan lain sebagainya, maka ia belum dewasa, karena belum sadar sepenuhnya bahwa ia sebenarnya memiliki kebebasan. Misalnya ketika ada orang yang masih menyatakan bahwa segala ketidaksuksesan hidupnya adalah karena pihak lain, maka ia tergolong belum dewasa.

Konsekuensi logis dari pemahaman kita akan kebebasan memilih sebenarnya sangat luar biasa. Ada banyak hal yang bisa kita raih, ketika kita telah benar-benar memahaminya, yaitu salah satunya adalah kita dapat benar-benar mengeluarkan seluruh potensi terpendam kita.

Dewasa merupakan hal dengan konsekuensi tinggi dimana kita harus bisa mengambil keputusan dan berpikir cerdik bukan cerdas.  Dari hal positif dan negatif dari sisi atas dan bawah harus kita cermati.  Ada kalanya ketika kita terobsesi dengan cara berpikir cerdik untuk membuat suatu perubahan terkadang berbenturan dengan persepsi dan cara berpikir orang lain (umum).  Maka dari itu proses sebuah kedewasaan adalah PASTI dan HARUS terlepasa dari anda mungkin terlihat ragu-ragu.  Tapi kedewasaan tidak harus AROGANSI, karena ini adalah bentuk dimana seorang menjadi seseorang yang mempunya kapasitas.

Dimana ketika menjadi dewasa, kita dituntut untuk bisa menjadi pribadi yang mandiri baik secara intelektual, material, dan social. Dari segi intelektual, seharusnya pola pikir kita adalah jauh ke depan, tentang pengembangan, tentang perubahan-perubahan menjadi lebih baik, secarasimple­-nya tentang masa depan yang lebih baik. Dari segi materiil, seorang yang sudah dewasa dituntut untuk bisa melakukan swakelola terdadap kebutuhan materiil kita, dimana pada waktu itu kita tidak hanya memikirkan tentang apa yang kita inginkan, tapi berubah menjadi apa yang kita butuhkan. Dimana tetap harus ada keseimbangan antara yang kita butuhkan, pengeluaran dan pendapatan. Skala prioritas yang kemudian mengatur setelah keterurutan. Secara sosial, dimana kita dituntut untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya, menajamkan indera-indera kita, merasakan permasalahan-permasalahan yang ada, kemudian kita olah menjadi sebuah bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat, untuk orang lain, untuk Ummat. Bukan hanya diri sendiri saja…

Maka ketika pilihan itu telah datang kepadamu, maka segera tentukan pilihanmu. Yakinlah dengan pilihanmu… bukankah kita semua ingin menjadi dewasa ?

Jadilah Proses kedewasaan merupakan titik balik dimana pembelajaran dan realita kehidupan menjadi satu bagian dari proses tersebut..

SIAPA YANG TIDAK MAU MENJADI DEWASA?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s