Tanggungjawab sebuah pekerjaan..

Tanggung jawab dan kemampuan kita untuk memberi jawaban mengenai bagaimana dan berapa lama waktu yang kita perlu kan untuk menempuh suatu pekerjaan. Tidak ada pekerjaan di dunia ini yang mau membiarkan dan melepaskan kita dari tanggung jawab pribadi dan tanggung jawab pekerjaan yang kita kerjakan selama ini. Dan jika kita senantiasa melakukan pekerjaan kita dengan dua hal tadi maka kita akan merasa puas, senang dan berhasil, sehingga kita bisa hidup lebih tenang dan nyaman untuk kedepan nya. Bisa dibilang kita akan menjadi seseorang yang berhasil dan selalu nyaman dan tentram dalam menjalani kehidupan.

Penilaian seorang karyawan tentang seberapa ia merasa puas atau tidak puas dengan pekerjaan merupakan penyajian yang rumit dari sejumlah elemen pekerjaan yang berlainan.

Contoh Kasus:

Banyak proposal yang belum dikirim, bahkan belum diketik. Kalau ditegur oleh temannya, ia rajin lagi. Tapi kerajinannya tidak tahan lama, seminggu lagi ia mulai malas. Akhirnya pada suatu hari Jumat ia dipanggil oleh atasannya dan ditegur mengenai hal itu. Pada Sabtu dan Minggu Rosa sangat sedih. Ia merasa sedih karena ditegur atasannya. Dua hari ia tidak suka makan dan tidak bisa tidur nyenyak karena memikirkan masalah itu.

Bukannya menyadari kesalahannya dan berusaha mengubahnya, ia malah menjadikan masalah ini sebagai masalah pribadi. Rosa merasa atasannya tidak menyukainya. Ia merasa sedih karena dibenci atasannya. Ia tidak bisa melihat betapa berlebihan sikapnya itu. Ia mencampuradukkan masalah pekerjaan dengan masalah pribadi.

Teguran atasannya sama sekali bukan tentang pribadinya tapi tentang pekerjaannya yang terbukti belum cukup baik. Tapi yang dirasakan Rosa adalah bahwa atasannya membencinya. Segera atasannya menjelaskan bahwa ia tidak bermaksud menyakiti hati Rosa, malah Rosa harus belajar melihat kesalahannya dan memperbaikinya. Dan atasannya tetap akan menegurnya lagi kalau ia mengulang kesalahannya. Bukan atasannya yang harus berhenti menegur, tapi Rosa yang harus memperbaiki dirinya. Kalau ia tidak melakukan kesalahan tentu atasannya tidak akan menegurnya.

Sayang setelah beberapa bulan ia tetap tidak mau memisahkan masalah kerja dan pribadi, sehingga kemudian ia merasa dibenci oleh atasannya dan semua rekan kerjanya. Ia pun makin tersisih dan akhirnya mengundurkan diri dari pekerjaannya.

Artinya dibutuhkan banyak besar hati untuk menerima kesalahan dan mengintrospeksi kesalahan..danmenjadikannya sebuah pelajaran yang baik…saya hanya manusia biasa juga yang harus dan bisa menerima keadaan orang lain..merasa terpojok juga bukan suatu jalan untuk merasa sakit hati tetapi lebih baik dibicarakan jangan juga mengumbar kata2 yang bisa malah berbalik menohok anda…

jadi intinya adalah sikap untuk bisa memperbaiki keadaan dan jangan memperkeruh keadaan…

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s