Menyongsong fajar pagi

Sahabat,……..

Pagi menyapa, diantara kicauan burung yang riang gembira, menyongsong fajar yang bersinar dengan cerahnya. Ya,  sebuah awal di pagi hari, sebuah langkah tuk mengawali aktifitas sehari – hari.

 

Seiring waktu yang berganti, menandai dimulainya hari yang Insya Allah diridhoiNya. Dengan penuh semangat baru, semangat tuk melakukan perubahan, semangat tuk berhijrah, melakukan hal yang pasti lebih baik daripada hari kemarin.

 

Begitu banyak catatan terekam dan tersimpan dalam memori kehidupan. Begitu banyak sudah goretan – goretan tinta dengan beraneka warna yang mewarnai lembaran kehidupan. Entah mana yang lebih terang terlihat. Apakah dengan tinta merah ataukah dengan tinta emas seiring perjalanan waktu yang telah dilalui.

 

Sebuah noktah yang berawal dari lembaran putih bersih, entah apa kini menjadi. Yang pasti sebuah intropeksi sebagai bahan muhasabah diri, melihat sisi kemarin yang belum diperbaiki, dengan sebuah keyakinan yang pasti tuk melakukan perbaikan. Lukman sang filsuf pernah ditanya dari siapa dia belajar. Jawabnya ” dari orang buta yang tidak melangkah sebelum meraba suatu tempat”. Seperti itulah seharusnya kita.

 

Sahabat,………

Lembar sejarah berlalu menoreh berbagai hikmah, marilah tabuh gederang perjuangan untuk raih amalan, pupuk azzam tuk jadi lebih baik. Karena saat ini lembaran buram itu telah berganti dengan yang baru. Putih, bersih menunggu kita untuk menorehnya dengan indah sehingga menjadi kenangan sepanjang masa.

 

Ya Allah waktumu telah berganti, qadhamu kian dekat. Ampuni kami, selamatkan kami, kuatkan kami, bimbing kami, kabulkan hajat kami.

 

Ya Allah awali pagi ini dengan kebaikanMu, siang hari dengan keberuntunganMu, malam hari dengan  hidayahMu. Selamat berjuang, semoga Allah memberikan kemudahan dan kebaikan tuk kita berhijrah menjadi insan mulia.

 

Semoga Allah menjadikan sebaik – baiknya umur kita pada akhir umur kita, jadikan yang terbaik dari amal – amal kita adalah penutup amal – amal kita di dunia, dan  sebaik – baiknya hari adalah hari saat kita bertemu denganNya.

 

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS 103 : 1 sd 3)

Ya ALLAH, Hamba mu selalu memohonkan kepada MU untuk selalu melindungi seluruh keluarga hamba dan seluruh kerabat, sanak saudara serta Handai Taulan dan rekan-rekan seperjuangan hamba untuk meniti hari pagi ini dengan segala kemurahan hati Mu agar fajar ini menyadarkan kita untuk lebih baik lagi berkarya demi masa depan kami dan seluruh keluarga kami..

amiiiiin…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s